suasana panas gerah tak tertahankan bagai di ruang hampa tanpa oksigen tak ada angin sepoy - sepoy .seakan tubuh ini di kukus dalam lingkaran yg membuat tubuh ini tak sapat bergerak seolah suhu yg panas itu mengekang q dalam bergerak tak dapat aku menghirup udara yg segar . sejuk itu bagai mengharap hujan di musim kemarau udara sejuk itu telah tertelan oleh panas nya sengatan matahari yg kian hari menjelma menjadi panci raksasa membuat seisi bumi bekeliat mencari tempat yg rindang akan dedaunan yg sejuk , damai dan tenang .
Tapi harapan itu kian hari menipis seiring perilaku manusia yg tak kenal kasihan akan alam yg semakin tua . alam ini seolah tak mampu lagi menaungi seisinya dg kesejukan karena hutan - hutan telah di rampok oleh manusia , tumbuhan yg dulu kelihatan rindang kokoh dan sanggup memberi oase bagi yg di bawah nya kini mereka sulap menjadi gedung bertingkat . dg sombong nya beerdiri tanpa memberi ruang sedikit pun untuk air meresap ke dalam bumi.
akibat nya banjir datang tiap kali hujan mengguyur bumi .
Panas dari hari kehari smakin terasa walau kini banyak produsen elektronik menawarkan kesejukan instan kesejukan yg hanya akan memperparah keadaan bumi yg sudah tua .
ketika suhu bumi meningkat manusia terus mengeluh kpda sang pencipta.
tak sadarkah mereka ... mengapa mereka tak melihat pola hidup nya yg merusak membabat hutan tak kenal kasihan . akan kah anak cucu kita dapat menikmati kesejukan yg alami
Panas hari ini membuat emosi untuk marah semakin berlipat - lipat seakan siap mengelontor kan rudal rudal berhulu ledak tinggi kpda siapapun yg berani mengusik ketemtraman orang yg sedang menikmati hawa yg penuh amarah . satu masalah bisa berliapat menjadi beratus - ratus masalah yg bisa menghantarkan kepada perang saudara .
Ini semua karena ulah kita sendiri yg beerulah tanpa memikirkan akibanya ,sebab manusia telah di bekali sifat tamak akan segala hal . yg tak terasa menggerogoti eksistensi kehidupan di dunia yg bisa memunahkan salah satu penghuni alam jagad raya ini ,
semua ini ulah kita ...