Jumat, 07 September 2012

Hanya Coretan Tangan

Hati ku kini kalah dengan cinta mu ...
Ternyata cinta yang tulus bisa merubah keraguaan di hati ku . Padahal hati ku ini sengaja tak melibatkan perasaan untuk merasakan cinta mu, tapi perlahan kau yakin kan , pastikan dan terus memperlihatkan ke ikhlasan mendampingi ku .
Selama aku berjalan di atas pijakan yg rapuh kau tetap menguatkan ku . Saat hati ini ingin berpaling kau tetap memanggil ku . kau bahkan menyanyikan lagu , kau malah mendongengkan sesuatu untuk ku 
Limpahan cerita cinta untuk ku dari mu itu membuat ku tersadar , sering aku malu , kenapa ? karena kau yg terbaik terima aku apa adanya cuma kamu dan hanya kamu  yang selalu ada untuk ku.



Seperti hal nya mentari yang tak sedikit pun akan terlambat untuk menyapa  di pagi hari , cinta pun begitu yg tak kan mundur sejengkal pun walaupun kita menyerah.





Sabtu, 13 Agustus 2011

i want


Hati ku lapar ...
masih seperti dahulu . melewati berbagai ujian yg tak kunjung berbuah manis "semua indah pda waktu nya " kata itu yg terus ku yakini akan hadir di hadapan ku .
sekarang hanya bisa berusaha tanpa sanggup memvonis . aku ingin seperti itu , aku ingin seperti merpati yg bebas aku ingin seperti angin yg berhembus kemanapun m aku ingin ,,, aku ingin ,,, aku ingin ... 

berjuta keinginan ada di otak ku 
berkeping kemauan ada di hasrat ku 
berlembar pesan ada di pikiran ku
berbagai mimpi menggangu ku 
seakan menjerat ku tanpa ampun
menikam leher ku 
menusuk ulu hati ku 


Tapi berapa banyak mimpi yg sudah tergapai ? 


 

Selasa, 25 Januari 2011

Ibu (kasih mu tak kan habis sepanjang masa)

Ibu 
Mata lembut dan jernih nya  
Tak kan mampu di sembunyikan raut muka yg tlah mulai termakan usia 
Gerak nya tak selincah 10 th lalu
kekuatan nya tak sekuat muda nya dulu
Namun cintanya terhadap anak mu tak pudar sedikit pun
Yaa alloh , rendah kan lah suara ku untuk Dia 
Perindah lah ucapan ku di depan Dia 
Lunakan lah watak keras ku terhadap Dia 
Dan lembutkan lah hati ku untuk Dia 
Yaaa alloh , berikanlah balasan yg sebaik - baiik nya 
Atas segala didikan nya untuk ku
Dan limpahkan lah pahala yg besar atas kesayangan yg di berikan kpda ku
Perihalalah Dia sebagaimana Dia memelihara ku waktu kecil
Jagalah Dia sebagaimana Ia telah menjaga ku dari lahir 
Terimakasih Ibu engkau tak lelah mengingat kan ku
Kasih mu tak terlalu besar untuk aku ganti 
Sayang mu terlalu banyak untuk aku bayar
 Senyum mu untuk ku terlalu manis untuk aku tebus

Terimaksih atas do'a mu

Namun sampai sa'at ini belum ada yg bisa kuberikan pda mu
tak secuil pun kasih mu , aku mmpu membalas nya  

Hanya do'a  ku yg selalu menyertai mu setiap saat

Selasa, 04 Januari 2011

....

Hufzggggg ....
letih jiwa ini , seolah putus asa menghadapi gelombang masa lalu yg mengecewakan .
Raga ini mulai tak menghiraukan lagi apa yg melintas di pikiran q tentang masa lalu .
sekarang aq hanya membiarkan hati ini terbang bersama angan dan cita , berpetualan mncari khazanah dunia yg kaya akan ilmu.
Terkadang hati ini tersenyum melihat jutaan rasa senang yg berkecamuk di wajh mereka . seolah hati q iri dg apa yg di sampaikan oleh senyum itu .
jiwa ini tak sanggup lagi mengarungi beribu cobaan yg terus melintasi

Senin, 27 Desember 2010

Harus kah aku ....?

sungguh kecewa,,,,,
perasaan kaget bercampur dg sejuta penyesalan berkecamuk di dalam hati ku
mengobarkan dendamyg mungkin lama akan padam .Hati ini enggan untuk segera mema'af kan walau beribu macam rayuan, tak kan bergeming sedikit pun.
Bagai petir di siang bolong menghujam setiap nadi - nadi persendian ku , melemas semua otot - otot ku.
sungguh cinta ini tak berdaya , sungguh hati ini tak mampu menghadirkan oase yg segar bagi jiwa ini.
tercengang aku mendengar semua berita ttg mu , kaget yg begitu luar biasa telah menyelimuti suasana tubuh ini.










Sabtu, 27 November 2010

Hari ini

suasana panas gerah tak tertahankan bagai di ruang hampa tanpa oksigen tak ada angin sepoy - sepoy .seakan tubuh ini di kukus dalam lingkaran yg membuat tubuh ini tak sapat bergerak seolah suhu yg panas itu mengekang q dalam bergerak tak dapat aku menghirup udara yg segar . sejuk itu bagai mengharap hujan di musim kemarau udara sejuk itu telah tertelan oleh panas nya sengatan matahari yg kian hari menjelma menjadi panci raksasa membuat seisi bumi bekeliat mencari tempat yg rindang akan dedaunan yg sejuk , damai dan tenang .
Tapi harapan itu kian hari menipis seiring perilaku manusia yg tak kenal kasihan akan alam yg semakin tua . alam ini seolah tak mampu lagi menaungi seisinya dg kesejukan karena hutan - hutan telah di rampok oleh manusia , tumbuhan yg dulu kelihatan rindang kokoh dan sanggup memberi oase bagi yg di bawah nya kini mereka sulap menjadi gedung bertingkat . dg sombong nya beerdiri tanpa memberi ruang sedikit pun untuk air meresap ke dalam bumi.
akibat nya banjir datang tiap kali hujan mengguyur bumi .
Panas dari hari kehari smakin terasa walau kini banyak produsen elektronik menawarkan kesejukan instan kesejukan yg hanya akan memperparah keadaan bumi yg sudah tua .
ketika suhu bumi meningkat manusia terus mengeluh kpda sang pencipta.
tak sadarkah mereka ... mengapa mereka tak melihat pola hidup nya yg merusak membabat hutan tak kenal kasihan . akan kah anak cucu kita dapat menikmati kesejukan yg alami
Panas hari ini  membuat emosi untuk marah semakin berlipat - lipat seakan siap mengelontor kan rudal rudal berhulu ledak tinggi kpda siapapun yg berani mengusik ketemtraman orang yg sedang menikmati hawa yg penuh amarah . satu masalah bisa berliapat menjadi beratus - ratus masalah yg bisa menghantarkan kepada perang saudara .
Ini semua karena ulah kita sendiri yg beerulah tanpa memikirkan akibanya ,sebab manusia telah di bekali sifat tamak akan segala hal . yg tak terasa menggerogoti eksistensi kehidupan di dunia yg bisa memunahkan salah satu penghuni alam jagad raya ini ,
semua ini ulah kita ...

Selasa, 09 November 2010

Aku harus bangkit

  • Aku berdiri di tenggah jalan yg serba gelap tak bisa di raba oleh panca indra 
 Aku melangkah tanpa arah setelah seorang guide menghilang kan jejak nya menghapus setiap tapak kaki nya.
walau tiap bekas langkah perjalanan nya bisa ku liat dari layar maya .Aku hanya bisa melihat tanpa bisa menikmati setiap saran yg di berikan guna mencapai jalan yg benar .
Hari penuh lumut kejenuhan yg di liputi pesimistis telah ku arungi , seolah tiada batas mengarungi nya.Aku tak berdaya menerima ganjaran sperti ini , walau upaya telah aku upaya kan
walau seluruh tenaga aku kerahkan , aku tak mampu menembus benteng kegelapan yg menyelimuti jalan terjal ku.
Mungkin aku harus lebih dulu menjelajalah gurun pasir itu .Gurun pasir yg tak beroase hingga aku harus menungu pagi ,setelah aku lewati malam yg dingin baru ku bisa hisap segar nya embun pagi .
Air nya dingin menyegarkan tenggorokan ku ,jernih seperti air zam - zam yg tak kan keruh walau ribuan kali jama'ah menimba nya setiap saat . tapi rasa nya raga ini tak kuat mengitari nya.
jiwa ini meronta membabi buta memakan setiap daging - daging yg menutpi tulang - tulang ku yg kecil.
seolah berebut sari makanan yg ku berikan pada tubuh ku . sistem pecernaan ku tak sanggup mengambil sari makanan tersebut karena harus begelut dg kelalahan yang amat sangat hingga makanan itu tak dapat menopang activitas.