suasana panas gerah tak tertahankan bagai di ruang hampa tanpa oksigen tak ada angin sepoy - sepoy .seakan tubuh ini di kukus dalam lingkaran yg membuat tubuh ini tak sapat bergerak seolah suhu yg panas itu mengekang q dalam bergerak tak dapat aku menghirup udara yg segar . sejuk itu bagai mengharap hujan di musim kemarau udara sejuk itu telah tertelan oleh panas nya sengatan matahari yg kian hari menjelma menjadi panci raksasa membuat seisi bumi bekeliat mencari tempat yg rindang akan dedaunan yg sejuk , damai dan tenang .
Tapi harapan itu kian hari menipis seiring perilaku manusia yg tak kenal kasihan akan alam yg semakin tua . alam ini seolah tak mampu lagi menaungi seisinya dg kesejukan karena hutan - hutan telah di rampok oleh manusia , tumbuhan yg dulu kelihatan rindang kokoh dan sanggup memberi oase bagi yg di bawah nya kini mereka sulap menjadi gedung bertingkat . dg sombong nya beerdiri tanpa memberi ruang sedikit pun untuk air meresap ke dalam bumi.
akibat nya banjir datang tiap kali hujan mengguyur bumi .
Panas dari hari kehari smakin terasa walau kini banyak produsen elektronik menawarkan kesejukan instan kesejukan yg hanya akan memperparah keadaan bumi yg sudah tua .
ketika suhu bumi meningkat manusia terus mengeluh kpda sang pencipta.
tak sadarkah mereka ... mengapa mereka tak melihat pola hidup nya yg merusak membabat hutan tak kenal kasihan . akan kah anak cucu kita dapat menikmati kesejukan yg alami
Panas hari ini membuat emosi untuk marah semakin berlipat - lipat seakan siap mengelontor kan rudal rudal berhulu ledak tinggi kpda siapapun yg berani mengusik ketemtraman orang yg sedang menikmati hawa yg penuh amarah . satu masalah bisa berliapat menjadi beratus - ratus masalah yg bisa menghantarkan kepada perang saudara .
Ini semua karena ulah kita sendiri yg beerulah tanpa memikirkan akibanya ,sebab manusia telah di bekali sifat tamak akan segala hal . yg tak terasa menggerogoti eksistensi kehidupan di dunia yg bisa memunahkan salah satu penghuni alam jagad raya ini ,
semua ini ulah kita ...
Sabtu, 27 November 2010
Selasa, 09 November 2010
Aku harus bangkit
- Aku berdiri di tenggah jalan yg serba gelap tak bisa di raba oleh panca indra
walau tiap bekas langkah perjalanan nya bisa ku liat dari layar maya .Aku hanya bisa melihat tanpa bisa menikmati setiap saran yg di berikan guna mencapai jalan yg benar .
Hari penuh lumut kejenuhan yg di liputi pesimistis telah ku arungi , seolah tiada batas mengarungi nya.Aku tak berdaya menerima ganjaran sperti ini , walau upaya telah aku upaya kan
walau seluruh tenaga aku kerahkan , aku tak mampu menembus benteng kegelapan yg menyelimuti jalan terjal ku.
Mungkin aku harus lebih dulu menjelajalah gurun pasir itu .Gurun pasir yg tak beroase hingga aku harus menungu pagi ,setelah aku lewati malam yg dingin baru ku bisa hisap segar nya embun pagi .
Air nya dingin menyegarkan tenggorokan ku ,jernih seperti air zam - zam yg tak kan keruh walau ribuan kali jama'ah menimba nya setiap saat . tapi rasa nya raga ini tak kuat mengitari nya.
jiwa ini meronta membabi buta memakan setiap daging - daging yg menutpi tulang - tulang ku yg kecil.
seolah berebut sari makanan yg ku berikan pada tubuh ku . sistem pecernaan ku tak sanggup mengambil sari makanan tersebut karena harus begelut dg kelalahan yang amat sangat hingga makanan itu tak dapat menopang activitas.
Sabtu, 06 November 2010
Living in a lonely
Melupakan sejenak semua beban ,segala kepenatan yg ada dalam pikiran
Sejenak menghibur hati yg kian lama semakin berlumut tak tersentuh tak terrawat
Hidup dalam segala keterpurukan jiwa maupun mental ,setelah badai datang tak di duga dan tak diharapkan secepat itu.
Aku sejenak termenung mencoba mengeringkan pipi ku dari tetesan air mata yg mengalir dg segala kesedihan , mengusap hati ini dg kain keramaian , membuang semua lara hati ini yg kian waktu semakin menyempitkan dada ku .
Aku coba mengarak hati ini kedalam keramaian ,menyeret rasa ini ke dlm jurang kebisingan
agar semua kegundahan,kekecewaan dan segala kemurungan segera terobati
Tapi apa ? malah hati ini dg segala kesusahanya mjd penawar buat diri nya tak mampu berkutik dlam senja hari yg tak berujung.
Hati ini terus meronta meminta - minta penuh iba ,ttpi smakin keras usaha ini semakin membeku pula suasana dalam jiwa.
Entah apa yg terjadi dg hati ini . . . mengapa awan gelap tak jg pergi menaungi hati ini ,semakin gelap cuaca dlm hati ini .
Salah ku biar kan kamu bermain dg hati ku , ato jg aku terlu berharap pda perasaan itu ,perasaan yg dulu mampu membuat aku tersenyum lebar , yg sanggup menjadi oasis di gurun yg tak berpenghuni.
Dulu siapa saja yg memandangku pasti akan bertanya "mengapa kau selalu tersenyum ?"
tp sekarang apa yg mereka katakan pda ku ,,, sebuah pertanyaan yg biasa ku jawab dg senyuman basi .mereka katakan "apa yg terselip dalam pikiran mu,, yg mampu memadamkan wajah mu ?"
sebenar nya aku sudah menjawab ratusan kali atau bahkan ribuan kali ,sampai telinga ini tak lg sanggup mendengar jawaban pertanyaan itu.
sering ku berteriak , meneriaki diri sendiri penuh dg cacian,makiandan segala keburukan kata ,hanya untuk membebas kan rasa kekecewaan ku pda mu yg tak mau mmperjuangkan cinta yg telah kau rajut dg segala keterbatasan.
kau seolah membiarkan bunga yg indah ini tanpa kau sirami . membiarkan tak terrawat , kau abaikan setiap keindahan nya , kau acuh kan setiap semerbak nya dan itu semua demi satu alasan yg membuat ku biarkan kamu pergi tanpa ada perpisahan.
Aku menjadi tumbal keegoisan ambisi mu , tp kini apa yg telah kau perbuat ?
kau membuka kembali hati mu yg kata nya telah kau tutup dg tirai besi dan kau sanggup membuka nya nnti setelah ambisi mu tercapai . kau mengingkari setiap kta - kata yg terlontar dari bibirmu yg membusuk.
Bukanya aku tak mampu melupakan setiap kenangan bersama mu tp aku tak sanggup melihat setiap kemunafikan berdiri dg kesombongan , yg bersemayam di dalam hati mu sungguh aku tak mampu.
Memang benar kata orang "cinta pertama pada pandanagan yg pertama tak akan lekang oleh waktu tp cinta pertama itu tak kan survive lebih lama." karena semuaitu akan aus oleh keadaan yg memakan rasa yg maha dahsyat.
Rabu, 03 November 2010
experince
menginjak kan kaki ku disini, penuh dg expectation yg berlebihan
mengharapkan ada yg luar biasa yg dapat ku peroleh dari pengalaman pertama ku keluar dari lingkungan keluarga
menitih langkah ku yg lambat tp pasti.
merasakan lelah ,pahit getir nya hidup dari luar jangkauan keluarga
membuat aku sedikit hampir putus asa dg ribuan pengharapan, dg segala mimpi-mimpi yg menjulang tinggi kelangit namun urung jua tak mjd realita
aku seprti hal nya orang lain ingin mengenyam kehidupan yg tentram
mengharapkan ada yg luar biasa yg dapat ku peroleh dari pengalaman pertama ku keluar dari lingkungan keluarga
menitih langkah ku yg lambat tp pasti.
merasakan lelah ,pahit getir nya hidup dari luar jangkauan keluarga
membuat aku sedikit hampir putus asa dg ribuan pengharapan, dg segala mimpi-mimpi yg menjulang tinggi kelangit namun urung jua tak mjd realita
aku seprti hal nya orang lain ingin mengenyam kehidupan yg tentram
Senin, 01 November 2010
The Big Liar

Hari ini q merasa tertipu ketika dulu kau ber statement dng lantang dan jelas nya ... tp sekarang mengapa statement itu berbalik 180 derajat.
kini kau menjilat ludah mu sendiri , ketika dulu berjanji
kau menambah sesak hati ini, setelah kau khianati hati ini kini kau terus menghancurkan diri ku
semudah itu kah kau mampu berpaling , semudah itu kau kau mampu menghilang kan jejak - jejak langkah kita yg dulu terlihat kebersamaan nya .Apa dulu kau hanya bermain - man dg hati ku ?
aku tak mampu menyembunyikan rasa kecewa. kau membuat duri di mawar yg merah dalam
imaji lamunan ku ....
kini kau membuat aku terpuruk ,memaksa jiwa ini mengecil tak kasat mata
sering hati ini meronta - ronta ingin merasakan kebebasaan dan mengapresiasi segala macam perasaan yg terlihat oleh mata hati.
Langganan:
Komentar (Atom)

